Sabtu, 11 Maret 2017

[KAMPUS FIKSI] Hari 1 - Cinta Monyet?



CINTA MONYET?
(Ceritakan kisah yang kerap teringat tentang 'Cinta Monyet' yang kamu alami sewaktu kecil)
 
Ketika diminta menulis tentang ‘Cinta Monyet’, aku saja tak paham apa itu cinta monyet. Banyak temanku yang mengatakan kalau cinta monyet itu, definisi cinta anak kecil yang hanya karena suka atau kagum semata. Dan cerita yang akan ku tulis inipun, aku tak tahu itu cinta monyet atau bukan. Cerita tentang kekagumanku pada teman masa kecilku.

Ceritaku dimulai di tahun ajaran baru 2009/2010. Aku mulai memperhatikannya sejak penglihatanku menangkap sosoknya yang duduk sendiri di meja sudut kelas. Di saat teman-teman di sekitarnya sibuk dengan cerita liburan, dia hanya diam. Aku terus memperhatikannya, mengingat wajahnya yang tak asing. Namun, aku belum juga berhasil mengingat dimana aku pernah bertemu dengannya. Karena dia bukan temanku dari kelas sebelumnya. Dia tetap menyimpan kepalanya di lekukan tangannya di atas meja. Tak memperdulikan kelas yang semakin gaduh.
“Hey, kau memperhatikan siapa?” Sebuah suara mengalihkan atensiku.
“Eh.” Aku sedikit terkejut dengan  Rino, salah satu temanku, yang sudah berdiri di samping mejaku. “Kau mengenal dia? Rasanya aku tak asing dengan wajahnya.” Ku putuskan bertanya, daripada aku semakin penasaran.
“Dia kan Sakti. Ya jelaslah kau tak asing dengannya, kita bertetangga. Rumahnya tepat di samping rumahku. Ketika kau main ke rumahku, kau juga pasti bertemui dengannya.” Jawab Rino santai.
“Hah? Sakti? Bukannya dia kakak kelas kita?” Ya, Sakti tetangga Rino yang aku tahu satu tahun di atasku.
“Ya. Seharusnya begitu. Tapi, satu tahun kemarin dia mengalami musibah. Jadi terpaksa mengulang bersama kita.” Jelas Rino. Aku hanya mengangguk paham. “Nanti aku kenalkan padanya. Dan mulai nanti, kita pulang tidak hanya berdua.” Ucap Rino kemudian langsung pergi ke tempat duduknya karena seorang guru wanita berambut pendek sudah masuk kelas.
Siangnya, seperti yang dijanjikan Rino, dia mengenalkanku pada Sakti. Dan mulai hari itu juga, kita selalu bertiga. Aku, Rino dan Sakti. Dari mulai belajar kelompok, pergi sekolah bahkan pergi kemanapun kita selalu bertiga. Aku semakin akrab dengannya. Aku menemukan banyak cerita tentang dirinya. Entah kenapa ada sebuah rasa yang muncul. Seperti perasaan kagum, selalu ingin bersama sampai mendapatkan senyumnya menjadi prioritas utama. Kemudian sebuah pertanyaan mendatangi pikiranku. Apa aku suka dengannya?
Aku selalu tertawa mengingat masa-masa itu. Aku yang pernah berpikir menyukainya. Meski aku saat itu tak berani mengungkapkan apa yang ku rasa. Dan status kita tak pernah berubah. Namun, pertanyaan ‘apa aku suka dengannya’ itu hilang ketika dia mengenalkan seorang cewek sebagai pacarnya. Dan aku baik-baik saja. Tak merasakan sakit hati seperti apa yang aku baca dalam novel-novel remaja ketika mendapatkan orang yang disuka menyukai orang lain.
Itu kisahku mengagumi seseorang untuk pertama kali. Aku tak tahu itu disebut cinta monyet atau bukan. Sampai sekarang, kita masih dekat. Kita masih bersahabat. Intinya kita masih sama seperti saat Rino mengenalkan kita berdua delapan tahun silam. Yang berbeda, aku yang masih sendiri tapi dia sudah berganti pasangan entah berapa kali.
~~Febriaz~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar